Kembali menjalani kehidupanku yang sebenarnya
Untuk sementara waktu, aku memutuskan untuk tidak melanjutkan kuliahku karena kondisiku yang tidak memungkinkan untuk melanjutkannya. Sudah 3 semester berlalu sejak aku memulai persembunyianku dan pada akhir pertapaan, akhirnya aku memutuskan untuk melanjutkan kuliah. Pada tanggal 5 september 2022 adalah awal namun bukan pertama kalinya aku memulai perkuliahan. Semua persyaratan dan kebutuhan sudah kupenuhi, namun aku tidak tahu apa diriku memang ingin melanjutkannya.
Beberapa kali aku memutuskan untuk tidak melanjutkannya karena beberapa penyesalan dan kekecewaan dan sempat diriku memberitahukan isi hatiku kepada orang tuaku. Sempat terjadi gejolak perasaan saat aku berada di rumah dan pada titik terberat akhirnya aku memutuskan untu melanjutkannya saja. Aku sudah memasuki umur 21 dan sudah seharusnya aku melanjutkan tanggungjawabku sebagai seorang mahasiswa. Harapan selalu tercurahkan dari kedua orang tuaku agar anaknya bisa berhasil dalam segala hal apapun.
Semua penyelasan, kekecewaan dan permasalahanku pun ku pendam saja meskipun beberapa orang mengetahuinya, namun ku anggap hal itu sebagai hal biasa saja sekarang. Sudah tidak ada jalan kembali dan aku hanya bisa berjalan maju. Masih tersisa beberapa dari temanku yang masih bertahan namun aku tidak tahu kapan aku akan berpisah dengan mereka dan mungkin hanya tersisa aku saja sebagai orang terakhir dalam angkatanku. Sepertinya janji pada awal perkuliahan tidak bisa terpenuhi karena jalur yang telah kita ambil.
Waktu yang kumiliki tersisa 3 tahun dan harus benar - benar aku gunakan untuk memperbaiki diriku yang sekarang. Persembunyianku, benar - benar hampir tidak tersentuh dunia perkuliahan bahkan hampir tidak pernah menghubungi teman - temanku. Selama 3 semester, orang tuaku tidak tahu bahwa aku tidak berkuliah karena kepalaku yang selalu berputar tak tentu arah seperti partikel dalam dunia kuantum. Hanya ini lah memang jalan yang harus ku tempuh dan meninggalkan tempat bertapaku.
Aku hanya berharap kepada tuhan semoga tidak terjadi sesuatu yang buruk kepadaku dan semoga aku dapat menghadapi cobaan yang diberikan kepadaku. Tidak ada hal lain yang bisa dilakukan selain mencoba, berusaha dan berdoa dan hanya itu saja yang bisa kulakukan. Semoga tuhan memberkatiku dan memberkati kita semua.
Photo by Charles DeLoye on Unsplash


Komentar
Posting Komentar